Dan waktu terus-terusan berlalu, tak mengubah apapun selain jarak yang kian menjauh. Dahulu, aku menikmati perjalanan ini, tak peduli kemana dan sampai dimana. Namun pada titik ini aku mulai bertanya-tanya, akan seperti apa rupa jalan di ujung sana. Apakah ada dirimu? Dirinya? Atau seseorang yang baru? Lebih dari semua itu, apakah aku rela melepasmu? Apakah kau rela melepasku? Dan sekali lagi, waktulah yang akan menguji. Waktu tak pernah keliru membuktikan kesungguhan insan, kata-kata hanyalah sepah dan kode membuat gelisah. Lalu bagaimana mungkin diam bisa berarti lain? Ah, aku seperti berbicara pada batu, yang tetap dingin meski aku sudah tersedu-sedu. Waktu memberikan kita sesuatu, dengan berjalannya waktu kita bisa jatuh cinta berkali-kali, entah dengan orang yang berbeda atau dengan orang yang sama. Jadi, jika suatu saat nanti kau temui tambatan hati, jangan pernah bilang padaku karena aku pasti cemburu.