Hai, Bulan mei hampir berlalu, separuh tahun tinggal menunggu waktu tapi kita tak kunjung bertemu Matahari panas sekali disini angin berhembus juga sangat kuat meretakkan epidermis kulit jangan lupa pakai pelembab tak seperti diriku Setiap sore orang-orang berlalu-lalang tertawa, bercerita atau diam-diam menjilat gula sambil melewatkan gulita Malam hari adzan-adzan bersahut-sahutan memanggilku -ku harap juga dirimu- menapaki jalan aspal diiringi rembulan Sebenarnya, aku hanya ingin menyapa memanfaatkan dunia maya karena dunia nyata tak pernah ada untuk kita berdua Sedih ya