Skip to main content

Posts

Showing posts from 2013

Sementara Aku Adalah Api

Mungkin aku adalah api yang tidak pernah membara di atas hatimu karena hatimu sesuci embun pagi yang hanya akan memantulkan pelangi dari langit yang biru, bukan dari bara sepertiku Mungkin dirimu adalah oksigen namun kau tak pernah berhembus pada hatiku lalu dengan cara apa aku harus memadamkan diri ini? sementara aku adalah api yang kian hari kian hangus terbakar yang kian hari kian kuat membakar Maka padamkanlah aku sejenak, meski itu berarti mati... Tidak apa-apa, itu lebih baik daripada terluka

Kuda Perang Yang Berlari Kencang

Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya) dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi, maka ia menerbangkan debu dan menyerbu ke tengah-tengah perkumpulan musuh sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhan-nya dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta Maka apa dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur dan dilahirkan apa yang di dalam dada sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.

Postingan Belum Kelar

Hmm, panas banget surabaya, hujan pun masih kerasa panas atau kostanku yang memanas, gak tau juga ahahaha. Alhamdulillah jeh hari ini aku dapat tanda tangan buat maju sidang dari dosen pembimbing keduaku tinggal pembimbing yang pertama, besok sih rencana e, tapi aku kok tiba-tiba mumet (pusing), yoweslah segini aja, nite :D

Insomnia

Hemm, entah kenapa dari mulai awal kuliah aku gak bisa tidur jam 9, ah jangankan jam 9 jam 10, 11, 12 aja jarang, eh sekarang tambah parah kalau gak denger adzan subuh gak ngantuk. Secara biologis ini memang gak sehat, karena malem hari berlangsung proses detoksifikasi yang akan berjalan optimal jika kita dalam keadaan tidur, apalagi saat jam 11-1 malam. Sampai sekarang aku gak nemu caranya biar bisa tidur cepat, apalagi aku gak hobi tidur siang jadinya waktu istirahat bagi tubuh jadi sedikit, iya nek aku sibuk banget gitu orang gak sibuk-sibuk amat malah insomnia. Dulu waktu masih kuliah aku seringtidur waktu kuliah sampe pernah dijuluki dosenku sebagai 'mahasiswa ngantukan', nah kalo tidur pas kuliah kan berarti jatah tidurku tercukupi sekarang karena sudah tidak kuliah jadi gak bisa tidur lagi, imbasnya jatah tidur berkurang. Tidurku di kelas memang parah banget, sekali dosen ngomong rasanya kayak mataku digandoli truk gandeng, pernah waktu praktikum dosenku nerangin di...

Lelaki Penentang Jalan dan Bidadari

Keningmu telah dipenuhi peluh saat dirimu tiba diujung jalan itu, seikat bunga krisan putih di tangan kananmu masih tampak segar meski matahari semakin terik. Akhirnya dirimu tiba disana dengan membawa seikat bunga krisan putih yang tidak harum untuk seorang gadis dan ternyata gadis itu bukan aku. Aku berdiri di jalan lain, jalan yang tak pernah kau lewati. Selama ini aku dapat melihat langkah kakimu dari bukitku berdiri, mengagumi setiap jengkal perjalannamu, sayang sungguh sayang dirimu tak melewati jalan ini, jalan tempatku berdiri. Tetesan air masih terus jatuh dari langit dari tempatku berdiri, membaur bersama air mataku yang asin. Disana kulihat mentari bersinar begitu cerah secerah wajah gadis itu, lalu kau menggandeng tangannya dan kalian berdua tertawa bersama. Dirimu lalu melanjutkan perjalanan yang masih panjang, berliku dan menanjak tapi tidak seorang diri karena telah ada bidadari yang begitu indah berada disisimu, menemani perjalananmu, yang akan memayungimu ketika hujan...

Lelaki Penentang Jalan

   Kabut tipis lamat lamat menghilang diterpa sinar mentari pagi, menyibakkan rumput-rumput liar disepanjang jalan yang basah karena hujan tadi malam, jalan yang kini kau daki. Sepatu coklatmu tetap berwarna coklat meski bercak-bercak lumpur mengenainya. Dirimu berhenti sebentar di dekat pohon cemara angin untuk mengikat tali sepatumu yang lepas. Dirimu terus berjalan, melewati kebun-kebun stroberi yang berbuah ranum, melewati kebun-kebun wortel, seledri dan kol yang siap dipanen. Kadang embun pagi yang menggantung di ujung daun menetes di rambut hitammu yang lebat. Matahari sudah semakin tinggi namun dirimu masih terus berjalan membawa seikat bunga krisan putih yang tidak harum.       Andai kau tau bahwa jalan yang akan kau lalui masih sangat jauh, berliku dan menanjak. Namun meskipun dirimu mengetahuinya aku tau kau akan tetap terus berjalan. Sebenarnya aku ingin berada disampingmu selama perjalanan itu untuk sekedar menemanimu mengobrol, memayungimu saat h...

Lirik Lagu Fashion Show Cory Lee

Fashion Show Cory Lee Night Eyes, Follow me around like a spa-ay I can’t feel it on me Highlights, Everybody wants it I’m about to give it to you Get a supermodel sturt Can tell the party up Turn the music to the max Till you can’t get enough * Suddenly stage me getting’ higher for rage Cause the lights start to fade Its looking like a fashion show ** All I told me was feeling sexy Captivating Its looking like a fashion show The way I’m moving so seducing On the runway Its looking like a fashion show ~ ~ Click click flash Watch me pose Watch me pose Work work work Watch me go go go go Take me, ever on the dancefloor Baby I’ll be, lighting it on fire Glowing, I know you want me To watch me lemme show you some more ‘Cause I love to take a risk Nobody does like this My attitude fares If you feel me say Oh-Oh (Back to * and **) Fashion and lights, there’s a crowd Why if I let it out Smokin’ room feel the heat ...

Like The Sun

ehmm di malming yang cerah ini -tapi gak secerah shcedule gue- bakalan diposting puisi karya Faisal Komandobat yang tak dapet waktu SMA dimuat di novel tapi aku lupa judul novele haha, bagus deh.. nyohhh.. Like The Sun Seperti matahari cinta ini Tak seorang pun yang mampu menciptanya Bahkan kau dan aku Bahkan mawar yang berguru pada musim Serta para rahib yang tekun Menyimak wahyu Mereka tak mampu mencipta cinta Tapi kita yang polos yang berdosa Dapat memilikinya- Tanpa berguru pada musim Dan menjadi seorang pertapa Cinta membuat kita mengerti segalanya Setiap kali kita membuka mata Wajahmu dan wajahku ikut terbuka Layaknya sebuah buku Yang didapat dari arah mana saja Dan memberi makna Sebanyak yang kita minta Tapi kita tak pernah tuntas mempelajarinya Maka kita yang jatuh cinta akan menderita Lebih dalam dari ratap para rahib Lebih dingin dari nyayian mawar Dimusim kering

Aku adalah api

Sepercik api dapat berkobar dan membakar seluruh bumi, setetes air dapat menembus tanah atau menjadi uap karena terpanggang matahari. Sebuah gelas kaca menjadi pecah berkeping-keping jika dibanting. Setiap yang tercipta itu berbeda, tak bisa selalu dipukul rata sama. ~ Andai aku api, laksana kobaran merah jingga menyala di malam yang pekat, membumi hanguskan semua yang ada entah pendosa atau pendoa, menghitamkan pohon-pohon flamboyan.. karena api selalu membakar, karena api tetaplah api, api tak pernah muncul dari kobaran besar, namun api tercipta dari gesekan kecil, bahkan itu hanya sebuah percikan.. Andai kamu air, maka dirimu tak pernah bisa memadamkanku, karena yang kau punya hanyalah air mata, menetes satu-satu dipipimu sementara aku menghanguskan pijakanmu.. lalu masih kah kau ingin memadamkanku? Sekali lagi aku ulangi, aku adalah api aku bukan matahari yang menyinari aku bukan rembulan yang menemani bintang-bintang malam, maka aku juga bukan bintang itu aku adalah a...

Kau hanya tidak tau

Seperti hujan yang jatuh ke tanah Seperti mentari yang menyinari daun-daun kering Seperti rembulan yang setia pada lautan Seperti itulah seharusnya cinta...    Sore ini krisan-krisan putih bermekaran, pohonnya ditanam dalam pot-pot plastik hitam kecil yang terjajar rapi di pekarangan. Riuh rendah suara gerimis semakin menyemarakkan sore itu. Krisan, bunga bermahkota banyak dengan benang sari-benang sari kerdil pada pusatnya, bunga yang indah meski tak seharum bunga mawar.   Maka terbanglah kupu-kupu biru ke pekarangan itu, ingin meminum barang seteguk madu. Sang kupu-kupu biru terpana dengan keindahan bunga krisan lalu sang kupu-kupu biru pun hinggap pada mahkotanya yang putih bersih. “Wahai bunga krisan yang bermekaran dibawah langit senja, bolehkah diriku meminum madu dari mahkotamu yang mulia ini?”    Kelopak krisan bergoyang perlahan tertiup angin sore, juga menggoyangkan kupu-kupu biru yang hinggap pada bunga krisan yang indah. Namun krisan...

Aku mungkin sudah melupa

Wahai malam yang menghitam, apakah kau hanya diam dan menyelimuti bumi? Ataukah kau bertasbih dengan segala puji? Semua tau jawabannya. Hei bulan yang benderang apakah yang sedang kau pikirkan? Apakah kau ingin menangis melihat bumi ini dari atas sana? Atau kau ingin tertawa? Mungkin kedua-duanya. Oh angin yang sejuk, apakah kau tidak ingin mengajakku pergi bersamamu? Apakah itu mungkin? Atau aku yang terlalu berharap? Mereka pikir aku gila. Ingatkan aku wahai bumi, bahwa dunia ini hanyalah persinggahan Ingatkan aku wahai langit bahwa dunia ini tidaklah kekal Dan kita tau, kita kan kembali kemana Jadi haruskah aku memikirkan dunia? Iya. Jadi sudahkan aku memikirkan akhirat? Belum. Aku rindu ibuku, rindu serindu-rindunya...
Nyanyian Mawar    Musim gugur. Pohon-pohon meranggas, menanggalkan daun hijaunya dan membiarkan ujung-ujung cabang dan ranting menjulang sendirian, beberapa pohon menyisakan gerombolan bunga-bunga indah berwarna merah, kuning dan merah muda.   Sang mawar terdiam, mahkotanya memucat dan benang sari mengering. Angin sore berhembus perlahan menggoyangkan pucuk tanaman, juga sang mawar. Angin terus bertiup seolah menarik mahkota sang mawar satu persatu untuk mengajaknya sedikit bertualang menjauh dari sang mawar dan menjatuhkannya disembarang tempat, sesuka angin berhembus,    Maka sang mawar telah berguru pada musim, tak menyalahkan angin dan mencoba mencintai tanah. Sang mawar mungkin tak dapat melihat purnama yang penuh, bintang yang gemerlap, matahari yang tak pernah lelah bersinar, namun sang mawar tak pernah menyesal meski sedikit demi sedikit helaian mahkotanya mengering.    Sang mawar bukan menderita, hanya berakhir. Setiap awal selalu d...
SANG MAWAR (Merah) Sang mawar masih diam, perlahan tangkainya berayun memandang ke ujung bukit. Disana terbaring manusia segala masa, membawa dosa dan do'a, hampir disemua gundukan tanahnya dihiasi uraian mahkota bunga mawar dan melati-melati kecil putih sebagai pengharapan pelayat agar tertunda siksa. Kematian tidak akan pernah terlambat wahai sang mawar, tapi aku, kadang terlambat menyadarinya. Saat saat mekar memang terasa indah seolah aku memiliki kebahagiaan tanpa akhir, harusnya aku mengingat wahai sang mawar, selalu mengingat... bahwa aku tumbuh dan berkuncup dari tanah maka pada akhirnya aku akan gugur dan jatuh ke tanah. Apakah kau mengejekku hei melati? Tidak sang mawar, aku hanya takut. Takut?  Sang mawar mungkin esok hari aku sudah gugur kebumi, maka aku hanya ingin ngobrol denganmu mungkin untuk yang terakhir kali. Aku muak dengan omonganmu hei melati kecil, kau telah merusak malamku yang tenteram. Jika kau ingin enyah, enyah saja tak perlu berbasa-basi ...
SANG MAWAR       Suatu hari sang bunga mawar sedang mekar merah merekah menyala menyilaukan si bunga melati kecil yang ada disebelahnya. Bunga mawar itu sangat gembira karena dapat menatap langit biru luas tanpa batas berhias awan-awan putih, dapat menikmati gemerlapnya malam karena kerlip bintang yang mencoba menyaingi rembulan, sang mawar juga sangat bersemangat saat tetes-tetes air hujan membasahi kelopaknya yang lembut menghujam keras namun tak sedikit pun melukai sang mawar malah menyegarkan dan menghilangkan debu-debu yang menempel pada lembaran mahkotanya yang indah.       Suatu sore yang cerah seorang anak perempuan bermabut ikal berjalan-jalan dan melewati sang bunga mawar, karena sangat tertarik dengan mawar itu maka anak perempuan itu ingin memetiknya. Dengan semangat tangan anak perempuan itu meraih tangkai mawar itu namun duri-duri tajam sang mawar segera menusuk kulit anak perempuan itu, karena kaget anak perempuan berambut ikal tersebut ...
CATATAN KETIGA TITIK TIGA Tidak ada orang yang tidak membunuh di dunia ini meski itu 'cuma' membunuh nyamuk yang lagi haus, semut yang gak sengaja keinjek atau bahkan membunuh makhluk hidup versi lain yaitu perasaan, ehm..-pas ngetik ini nyamuk bener-bener lagi ganas bro, ditambah surabaya lagi hot-hotnya padahal udah dini hari. Kembali ke topik awal, jadi kata dofla setiap manusia itu pasti punya sisi kejam tergantung kekejaman kita itu dalam bentuk apa. Ada orang yang kejemnya tepat banget seperti maksa tangannya buat nyatet dan maksa-maksain matanya melek saat kuliah udah lebih ngebosenin dari pada ngliatin aspal, wah tiba-tiba ngantuk bro, besok-besok deh diterusin yee.. nb: surabaya panas banged bro

SKRIPSWEET

  Sudah hampir dua bulan aku mengerjakan pengambilan data skripsi di lab, berdasarkan bab 3 ku seharusnya minggu depan aku sudah dapat mengakhiri ini dengan memperoleh hasilnya, tapi sayang seribu sayang sampel dataku tidak sebagus saat uji pendahuluan bahkan lebih parah lagi jika aku mampu menyebutnya agak gagal. Hasil yang kuperoleh tidak sesuai dengan harapan, Itu bisa saja sebagai pertanda aku harus mengulangnya kembali padahal ini sudah bulan Oktober dan Desember adalah bulan terakhir sidang jika aku ingin lulus bulan maret.    Oh ya perkenalakan aku seorang mahasiswi jurusan biologi di salah satu universitas negeri, sekarang aku sedang menjalani semester paling kritis, semester sangat akhir dan aku sedang mengerjakan skripsiku. Rasanya aku hampir gila dan kelihatannya aku memang benar-benar sudah gila karena lebih dari sebulan aku tidak mengerjakan apa-apa selain pengamatan! Aku tidak ingin mengulang mengambil data, tapi data yang ku peroleh memang tidak sesuai...
HOLA HULA HALO Yeahh, welcome to the wrong way. Salam hangat dari blog ketigaku -dua blog sebelumnya tidak bisa dibuka, yang pertama lupa nama emailku dan yang kedua lupa paswordnya. Perkenalkan si Delonix regia, bunga merah menyala ini dikenal dengan nama bunga flamboyan, pada saat akhir musim kemarau atau awal musim hujan pohon flamboyan akan menggurkan semua daunnya dan menyisakan gerombolan kelopak bunga flamboyan sehingga pohon ini nampak sangat mempesona, buktikan sendiri deh kalau gak percaya yah sebelas duabelas bunga sakura-lah. Bermaksud mempromosikan potensi Indonesia khususnya dalam hal flora maka gak berlebihan rasanya blogku bernama bunga yang bagusnya kalo rame-rame ini. Au revoir, tunggu postingan selanjutnya yaaa oya ni dibawah foto bunga flamboyan hasil dari ngenet, maap belum punya poto hasil jepretan sendiri :3