Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2017

Perjalanan Sang Tardigrada

Sebagai Tardigadra yang suka ngemil daun stevia tapi gemuknya standar aja dan gak takut diabetes karena kata jurnal internasional kadar glikemiknya nol, menghadapi kekeringan dan kelaparan yang sedang melanda salah satu benua penghasil berlian kece ini pun Tardigrada hanya tinggal menggulung tubuhnya, selesai. Sebenarnya Tardigrada pengen juga ngajak Simba dan Ular Derik ngemil stevia, tapi selain dulu kala nyesepin steviol glikosida belum nge-trend, belum sederet sama aspartam atau pun si sakarin karena katanya penelitian belum memadai, ternyata si Simba maupun Ular Derik ini karnivora alias gak suka sayur!! Padahal Tardigrada sudah panjang lebar menjelaskan kalau daun berbulu halus yang manisnya 200-300 kali gula tebu ini asli bukan sayur, cuma cemilan yang enak dimasukin ke sirup tapi mereka tetep gak mau nyoba, ya sudah. Dua hari kemudian kabarnya ada kebocoran pipa dari instalasi pembangkit tenaga nuklir. Ratusan ribu warga di evakuasi termasuk kucing-kucing dan jerapah yang ti...

Lelah?

Hari ini aku lelah menunggu. Kemarin pun lelah. Kemarin dulu pun juga sudah lelah. Jadi sudah terlalu lelah menunggu. Maka, hiburlah aku hari ini. Ajak aku bercerita atau ceritakan hal-hal lucu yang bisa membuatku tertawa. Ah percuma, kau kan tidak peka.. Aku putuskan menghitungi bunga-bunga putih kecil famili Syzygium yang gugur di paving abu-abu. Diacuhkan merpati-merpati berbulu cokelat susu. Tik tok tik tok, angka-angka di pojok kiri atas layar ponselku terus berganti, tapi tetap tidak terjadi apa-apa, eh belum. Kucing yang tadi berwarna hitam putih sudah jadi kuning, eh ternyata beda kucing. Apa aku sedikit menyebalkan? Yah, kita kan tidak bisa menyenangkan semua orang. Wah, aku dikabari!! Oke, selamat siang, selamat mendaki jalanan panjang! ❤

Lapar

Klotak-klotak bunyi air hujan menghantam atap seng penjual sate. Mobil dan motor lalu-lalang dengan pelan karena banyak genangan air disana sini. Tapi mungkin berkat hujan atau entah memang sedang dalam siklus larva, nyamuk-nyamuk yang biasa mangkal disini tak datang jadi aku bisa dengan tenang mengantri, meskipun tak terlalu tenang juga karena perut sudah agak lapar sementara antrian masih panjang. Aku memang tidak tahan lapar dan lagi aku tau rasanya kelaparan yang menjadi-jadi kemarin dulu, dulu sekali di tempat yang jauh sana. Karena itu aku semakin tidak suka dengan rasa lapar, karena rasa lapar kadang-kadang mengingatkanku pada masa waktu yang itu. Lapar dengan tidak ingin makan meskipun belum makan itu berbeda. Aku lapar dan aku ingin makan. Aku bersyukur kembali ke tempat yang dengan mudah aku bisa makan,  apa saja bahkan. Aku lebih bersyukur lagi bisa kembali kesini jika melihat orang-orang entah di negeri mana bahkan untuk minum saja kesusahan. Semoga mereka segera diber...