Aku telah berada di bibir palung jauh ke dalam sana aku tak bisa melihat apa-apa, tak bisa membayangkan apa-apa dalamnya secara skala memang berangka, tapi waktu untuk sampai di dasarnya adalah sebuah relatifitas terlihat gelap, terlihat menegangkan sekaligus misterius yang kupunya hanyalah oksigen yang terlarut dalam larutan H2O dan NaCl penyelaman ini tidaklah mudah, tapi bukan tidak mungkin tangan-tangan yang saling berpegangan telah dilepaskan menukik kedepan untuk membelah arus tapi tangan ini tak pernah sendirian, karena tangan-tangan yang lain bergelayut di laut yang sama karena selalu ada ikan-ikan kecil warna-warni yang menyambut mengekor segala pergerakan, tujuan yang menjadi pelipur palung ini memang dalam tapi tangan kita telah erat menggenggam jadi apa lagi yang kau takutkan?