Dari malam yang akan menjadi pagi Dari ramai yang akan menjadi sunyi Dari hangat yang akan menjadi tak dikenali Suatu ketika Jalan yang bercabang menghilang seperti camar di tengah lautan Menunjukkan setapak batu yang indah seperti dongeng sedang berkisah Bukankah tidak apa-apa jika kau memutuskan melewatinya? Bernyanyi bersama akasia yang berguguran di tengah sabana Sampai, Di tebing tinggi yang dipenuhi belukar biduri Suara yang lama hilang berbisik pelan sekali Ayo lompat Ayo Kau seperti berhalusinasi Melongok ke dasar lembah Merasa tubuhmu terdorong sesuatu Merasa kakimu melangkah maju Padahal itu hanya dirimu Sedikit lagi, Gemanya semakin menjadi-jadi Memanggilmu kuat sekali Tapi kau tau kau hanya sendiri Ya, Tidak ada siapa-siapa Suara itu Gema itu Itu sebenarnya hanyalah dirimu