Malam ini
ku kirimkan hujan deras padamu
yang membasahi pagar rumahmu
menyegarkan tanaman pekaranganmu
menyejukkan hawa kamarmu
saat wangi khas hujan dan tanah telah menyeruak di indera penciumanmu, saat itulah salamku telah tiba dengan bahagia.
Meski kemudian hujan reda dan suara gemerciknya tak lagi nyata,
tak apa
aku telah sampai padamu
mengendap-endap dalam mimpi pendekmu
membayangi lamunanmu esok hari.
Tapi,
sebentar lagi musim ini berganti
membuatku mustahil menjadi petrichor
yang membelai kenyenyakanmu
dan menyelingi siangmu
...
Comments
Post a Comment