Pada zenit jumantara maya
Menyongsong Nadir seloka rindu
Dalam jenggala anggara badi
Matamu tertutup mega
Menebarkan sangsaya ke setiap penjuru
Hati yang basau pun menjadi-jadi
Terpegan dalam mudita delusi
Hingga halimun pertama menghilang di pagi hari
Comments
Post a Comment