dia memakai gaun hitam yang indah
sepatu berhak lima belas senti berhias kristal-kristal swarovski
kutek berwarna salem dengan lukisan bunga ceri menjalar seperti mahendi
berlian berpotongan oval dihiasi batu-batu ametis kecil melingkar di jari manis
tiara mungil memuncaki cahaya malam
siapakah dia?
dia menganggap dirinya adalah seorang putri
yang dipandang seluruh isi dunia
tapi alasannya hanya satu
lelaki jangkung bertuxedo Givenchy
dia belum menyadari bahwa hidup bukan sekedar malam ini
bahagia bukan karena kau ratu pesta
bersusah payah menjaga setiap cela
dia memakai kaus oblong hitam yang kusam
sendal hijau tua yang sudah aus tepiannya
kuku pucat pendek tak berkutek
jari-jari kasar tak bercincin
bandana plastik tanpa hiasan
siapakah dia?
dia menganggap aku adalah aku
yang tak perlu diketahui siapa pun
yang tak butuh sebuah alasan
begini sudah terasa nyaman
dia menikmati malam ini
bahagia itu sederhana
apa adanya menampilkan diri
terkadang
sepatu berhak lima belas senti berhias kristal-kristal swarovski
kutek berwarna salem dengan lukisan bunga ceri menjalar seperti mahendi
berlian berpotongan oval dihiasi batu-batu ametis kecil melingkar di jari manis
tiara mungil memuncaki cahaya malam
siapakah dia?
dia menganggap dirinya adalah seorang putri
yang dipandang seluruh isi dunia
tapi alasannya hanya satu
lelaki jangkung bertuxedo Givenchy
dia belum menyadari bahwa hidup bukan sekedar malam ini
bahagia bukan karena kau ratu pesta
bersusah payah menjaga setiap cela
dia memakai kaus oblong hitam yang kusam
sendal hijau tua yang sudah aus tepiannya
kuku pucat pendek tak berkutek
jari-jari kasar tak bercincin
bandana plastik tanpa hiasan
siapakah dia?
dia menganggap aku adalah aku
yang tak perlu diketahui siapa pun
yang tak butuh sebuah alasan
begini sudah terasa nyaman
dia menikmati malam ini
bahagia itu sederhana
apa adanya menampilkan diri
terkadang
Comments
Post a Comment