ketahuilah,
matahari tak pernah sengaja
memanggang gurun, batu dan daun
menguapkan air, asa dan nyawa
menghangatkan salju
menumbuhkan semangat, pucuk dan bunga
semua disinari matahari yang sama
matahari dirindu
matahari dicaci
matahari diacuhkan
matahari tak pernah menangis
bukan terlalu takut jika air matanya akan memadamkan pijarnya
bukan..
tapi, matahari hanyalah patuh
matahari tak pernah mengeluh
meski seluruh dunia membencinya
karena dunia tak pernah menjanjikan apa-apa
begitu pun sang mentari
matahari tak pernah sengaja
memanggang gurun, batu dan daun
menguapkan air, asa dan nyawa
menghangatkan salju
menumbuhkan semangat, pucuk dan bunga
semua disinari matahari yang sama
matahari dirindu
matahari dicaci
matahari diacuhkan
matahari tak pernah menangis
bukan terlalu takut jika air matanya akan memadamkan pijarnya
bukan..
tapi, matahari hanyalah patuh
matahari tak pernah mengeluh
meski seluruh dunia membencinya
karena dunia tak pernah menjanjikan apa-apa
begitu pun sang mentari
Comments
Post a Comment