Bulir-bulir air telah membasahi tanah, merekatkan debu pada batu berlumut
Bunga-bunga kamboja berserakan ditepian tanjakan, tertiup angin
Musim baru telah dimulai, gersangnya hari seolah tak pernah terasa
Dan satu jalan telah ditentukan, mengulur masa ke suatu pulau
Ditunggu ikan-ikan pari coklat, lumba-lumba, sampan kayu dan atap seng
Semuanya akan terbawa kesana, bersama badai...
Semuanya kecuali hati,
dia masih bersembunyi di dasar danau, bercanda dengan akar kelipuk.
Dia terlalu syahdu menikmati hujan, berpayung sendiri bersama kesunyian, menikmati alam
Maka akan kubiarkan dia menjelajah, karena tempat kembalinya adalah rumah...
lalu apa lagi yang kau risaukan??
Comments
Post a Comment