Aku telah berada di bibir palung
jauh ke dalam sana aku tak bisa melihat apa-apa, tak bisa membayangkan apa-apa
dalamnya secara skala memang berangka, tapi waktu untuk sampai di dasarnya adalah sebuah relatifitas
terlihat gelap, terlihat menegangkan sekaligus misterius
yang kupunya hanyalah oksigen yang terlarut dalam larutan H2O dan NaCl
penyelaman ini tidaklah mudah, tapi bukan tidak mungkin
tangan-tangan yang saling berpegangan telah dilepaskan
menukik kedepan untuk membelah arus
tapi tangan ini tak pernah sendirian, karena tangan-tangan yang lain bergelayut di laut yang sama
karena selalu ada ikan-ikan kecil warna-warni yang menyambut
mengekor segala pergerakan, tujuan yang menjadi pelipur
palung ini memang dalam
tapi tangan kita telah erat menggenggam
jadi apa lagi yang kau takutkan?
jauh ke dalam sana aku tak bisa melihat apa-apa, tak bisa membayangkan apa-apa
dalamnya secara skala memang berangka, tapi waktu untuk sampai di dasarnya adalah sebuah relatifitas
terlihat gelap, terlihat menegangkan sekaligus misterius
yang kupunya hanyalah oksigen yang terlarut dalam larutan H2O dan NaCl
penyelaman ini tidaklah mudah, tapi bukan tidak mungkin
tangan-tangan yang saling berpegangan telah dilepaskan
menukik kedepan untuk membelah arus
tapi tangan ini tak pernah sendirian, karena tangan-tangan yang lain bergelayut di laut yang sama
karena selalu ada ikan-ikan kecil warna-warni yang menyambut
mengekor segala pergerakan, tujuan yang menjadi pelipur
palung ini memang dalam
tapi tangan kita telah erat menggenggam
jadi apa lagi yang kau takutkan?
Comments
Post a Comment