Bayangan lampu terpantul semu di aspal yang basah oleh hujan tadi sore, sinarnya sendu seperti mendung di atasmu. Jalanan ini tak pernah sepi, berlalu lalang kendaraaan, tak sedikit yang memacunya kencang-kencang, entah apa yang ingin dikejarnya, mungkin waktu, mungkin kamu. Dikemacetan pun ada kamu, di lampu merah, di pos polisi, juga di sebelah alfamart. Wajahmu ada di baliho, namamu tertulis pada pamflet warna kuning dan merah muda yang kotor terlindas roda, kamu ada dimana-mana, disana disini disitu...
tapi tidak di hatiku.
tapi tidak di hatiku.
Comments
Post a Comment