Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah
dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya)
dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
maka ia menerbangkan debu
dan menyerbu ke tengah-tengah perkumpulan musuh
sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhan-nya
dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta
Maka apa dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur
dan dilahirkan apa yang di dalam dada
sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.
dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya)
dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,
maka ia menerbangkan debu
dan menyerbu ke tengah-tengah perkumpulan musuh
sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhan-nya
dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya
dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta
Maka apa dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur
dan dilahirkan apa yang di dalam dada
sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.
Comments
Post a Comment