Aku menemukan bahwa hidup ini terus berjalan. Seperti malam yang kadang tak berbintang atau seperti siang yang dilanda hujan. Mengeluhkan luka tak akan menyembuhkannya, menangisi kemarau tak akan menyuburkannya. Jadi untuk apa terus terkurung dalam rasa yang menyedihkan kalau kita bisa berdiri dan menghadapinya?
Aku menemukan kenyataan bahwa di luar sana ada orang yang sangat menginginkan berada di posisi kita sekarang, menganggap apa yang kita lalui adalah segalanya, adalah luar biasa. Mungkin mereka benar, mungkin yang kita lalui ini memang luar biasa, tanpa mereka tau luar biasa menyakitkannya, luar biasa terlukanya, luar biasa segalanya. Tapi mereka memang tidak perlu tau. Karena kita memang luar biasa, karena akan menjadi luar biasa saat kita mampu melalui segalanya sehingga yang tampak hanyalah rasa bahagia. Bukankah itu luar biasa?
Berhenti meratap, karena aku bukan pecundang. Aku akan bahagia, entah mereka suka atau tidak suka, yang jelas aku memilih bahagia dan menikmatinya...
Purnama, jadilah saksi untuk keenam kali berikutnya, bahwasannya hari-hari yang akan datang pastilah berbeda :)
Comments
Post a Comment